StorieSipat
Make a difference to get out of the comfort zone.
Selasa, 26 April 2016
Siti Patimah (115040184) - Asal Usul Manusia menurut Ilmu Sejarah & Pandangan Islam
Asal Usul Manusia menurut
Ilmu Sejarah dan Pandangan Islam
- Asal
- Usul Manusia Menurut Ilmu Sejarah Secara umum,ada berbagai perdebatan tentang
apakah manusia modern sekarang ini berkembang di Afrika,dan kemudian menyebar
ke seluruh dunia atau berkembang dari manusia Neanderthal di Eropa. Dalam
hal ini, kita berhadapan dengan suatu periode waktu yang sangat panjang
dan tidak bisa begitu saja dipastikan. Para peneliti juga pernah menemukan
lukisan gua di Perancis Selatan yang diperkirakan sudah ada sejak 30.000
tahun sebelum Masehi. Paparan tersebut menyatakan bahwa terdapat problem
fundamental di dalam penelitian ilmiah tentang asal usul manusia, yakni
bahwa suatu bukti fisik yang kecil seringkali dijadikan suatu fondasi bagi
teori besar tentang perkembangan dan proses migrasi manusia purba. Dengan
kata lain, satu batu kecil bisa jadi titik awal bagi suatu teori masif
tentang asal usul manusia. Pemahaman umum tentang evolusi menempatkan manusia
dalam perspektif yang lebih global, yakni membuka fakta bahwa manusia
terdiri dari kode-kode genetis yang ternyata juga dimiliki oleh semua
bentuk kehidupan lainnya. Pada abad ke -19 sampai sekarang, teori evolusi
telah banyak mengalami perkembangan. Beragam penemuan telah dilakukan.
Beragam analisis baru juga telah diajukan, terutama tentang proses evolusi
manusia yang terjadi selama berjuta - juta tahun. Bumi terbentuk kira-kira
5 Milyar tahun yang lalu. Tumbuh-tumbuhan primitif dan daratan kering
mulai terbentuk kira-kira 410 juta tahun yang lalu. Jadi, pada awal bumi
ini terbentuk di dalamnya hanya ada air dan belum ada kehidupan. Sekitar 4
juta tahun yang lalu muncul suatu species di Afrika yang merupakan
percabangan dari kera. Species itulah yang nantinya berkembang menjadi homo
sapiens, atau manusia sekarang ini. Australopithecus yang ditemukan pertama
kali di Ethiopia hidup sekitar 4 juta tahun yang lalu. Sekitar 1 juta
tahun yang lalu,homo erectus hidup di Afrika, Asia, dan Eropa. Pada tahun
1871 Darwin akhirnya merasa sudah waktunya untuk mengemukakan kepada publik
topic tentangasal usul manusia. Ia menguraikan alasan untuk mempercayai
bahwasanya manusia dan kera memiliki leluhur jauh yang sama dan bahwasana
semua ciri manusia, tidak peduli sebagaimanapun anehnya, telah berevolusi
melalui serangkaian langkah yang bertahap. Walaupun teori darwin ini
menuai banyak protes dari kebanyakan ilmuan yang beranggapan bahwa manusia
sebagai mahluk yang terpisah dari dunia hewan. Sebagian dari para ilmuan
tersebut teguh dengan
- Keyakinannya
bahwa asal usul manusia terjadi secara bertahap dan melalui tahap seleksi
alamiah sendiri. Asal Usul Manusia Menurut Agama Islam 3 Kejadian dan
Asal-Usul Manusia Menurut Islam Al-Quran menjelaskan beberapa tahapan
dalam proses kejadian dan asal-usul manusia secara rinci. Ketiga tahapan
tersebut antara lain kejadian dan asalusul manusia pertama,kedua, dan
ketiga. Berikut ini penjelasan dari masing-masing tahapan tersebut.
a.
Kejadian dan Asal-usul Manusia Pertama Kejadian dan asal-usul manusia pertama
yang berarti pula proses penciptaan Adam diawali oleh pembentukan fisik dengan
membuatnya langsung dari tanah yang kering yang kemudian ditupkan ruh ke
dalamnya sehingga ia hidup. Keterangan tersebut sesuai dengan hadis riwayat
Tirmidzi, dimana Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah menciptakan Adam as
dari segenggam tanah yang diambil dari seluruh bagian bumi, maka anak cucu
Adampun seperti itu, sebagian ada yang baik dan buruk, ada yang mudah (lembut)
dan kasar dan sebagainya.”
b.
Kejadian dan Asal-usul Manusia Kedua Allah menciptakan segala sesuatu secara
berpasang-pasangan. Begitupun dengan manusia, Adam yang diciptakan hendak
dipasangkan oleh Allah dengan lawan jenisnya yang diciptakan dari tulang rusuk
Adam, yaitu Siti Hawa. Keterangan tersebut sesuai dengan firman Allah QS.
An-Nisa, ayat:1 berikut: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu
yang telah menciptakan kamu dari jiwa yang satu, dan daripadanya Allah
menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan
laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan
(mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah)
hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”
c.
Kejadian dan Asal-usul Manusia Ketiga Kejadian dan asal usul manusia ketiga
terkait dengan proses kejadian seluruh umat keturunan Nabi Adam dan Siti Hawa
(Kecuali Isa,AS.) proses kejadian manusia yang disebutkan dalam Al-Qur,an
ternyata setelah dewasa ini dapat dipertanggung jawabkan secara medis. Dalam
Al-Qur’an, asal-usul manusia secara biologi dijelaskan dalam Surat Al-Mu’minuun
: 12-14 berikut ini: "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu
dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu
air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu
Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal
- Daging,
dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang
itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan ia makhluk yang
(berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling
Baik." (QS. Al Mu’minuun : 12-14). Dari ketiga asal-usul penciptaan
manusia menurut agama Islam di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa, islam
memandang manusia secara substantif terbagi ke dalam 2 hal, yaitu
substansi materi (badan) dan substansi immateri (jiwa).
Langganan:
Postingan (Atom)